Logo Berkah Furniture dan Interior Berkah Furniture dan Interior
Kitchen Set Serpong - Berkah Furniture dan Interior

Beranda / Articles / Kitchen set kabinet bawah

Kitchen Set Kabinet Bawah: Saat Wulan Akhirnya Punya Dapur yang Rapi Tanpa Menguras Tabungan

· Berkah Furniture dan Interior

Kitchen set kabinet bawah dengan meja granit dan laci tarik di dapur rumah kecil

Dapur yang isinya serba tercecer

Pukul enam pagi, Wulan sudah berjongkok di lantai dapur. Tangannya meraba-raba kolong meja kayu tua, mencari panci kecil untuk merebus telur. Lutut kirinya menyenggol tabung gas, lalu galon air bergoyang pelan sambil mengeluarkan bunyi gluk yang bikin ia kaget.

Perempuan 38 tahun itu tinggal di sebuah rumah di Bekasi bersama suami dan dua anaknya. Dapurnya tidak besar, sekitar 2 x 2,5 meter. Isinya meja kayu yang sudah mulai lapuk di sisi bawah, dua rak plastik bertingkat, dan satu keranjang berisi bumbu yang selalu terasa lengket saat dipegang.

Tiap kali memasak, Wulan harus bolak-balik. Piring di rak plastik, wajan di gantungan paku, sendok di toples bekas biskuit. Bau minyak lama dan lembap dari kolong meja menempel di hidungnya, bahkan setelah ia mengepel dua kali.

"Aku nggak minta dapur mewah," kata Wulan sambil menyeka keringat di pelipis. "Cuma pengen semua barang punya rumah."

Titik balik: lemari kabinet gantung ternyata bukan prioritas

Sabtu sore, Wulan melihat dapur tetangganya, Bu Rini. Meja panjang berwarna putih krem membentang di satu sisi dinding, lengkap dengan wastafel dan kompor tanam. Pintu-pintunya tertutup rapi, dan permukaannya terasa dingin dan halus saat Wulan mengusap dengan telapak tangan.

"Ini cuma kabinet bawah, Bu Wulan," kata Bu Rini sambil tersenyum. "Atasnya kosong. Tapi lihat, semuanya masuk."

Wulan menarik satu laci. Rel-nya meluncur senyap, dan isinya tertata: panci berurutan dari besar ke kecil, wajan di sebelahnya, dan sekat kecil untuk sendok. Dadanya terasa lega. Ia baru sadar, selama ini yang ia butuhkan bukan lemari bertingkat-tingkat sampai plafon, melainkan kitchen set kabinet bawah yang dirancang pas dengan ukuran dapurnya.

Apa itu kitchen set kabinet bawah?

Kitchen set kabinet bawah adalah kitchen set yang hanya terdiri dari kabinet di bagian bawah meja dapur, lengkap dengan meja kerja di atasnya. Fungsinya menyimpan peralatan masak, piring, bahan makanan, dan perlengkapan dapur lain tanpa memakai kabinet gantung.

Isi kabinet bawah biasanya meliputi:

  • Laci tarik, untuk panci, wajan, wadah makanan, dan peralatan yang sering dipakai.
  • Ruang kompor dan wastafel, dengan ruang kosong di bawahnya untuk tempat sabun, keranjang, dan tempat sampah.
  • Rak piring, baik model tarik maupun model terbuka di dalam kabinet.
  • Area tabung gas dan galon, supaya tidak lagi berserakan di lantai.

Karena hanya satu lapis, model ini terasa lebih ringan, lebih mudah dibersihkan, dan biasanya lebih bersahabat di kantong. Kalau kamu ingin membaca lebih dalam soal jenis dan isinya, lihat juga panduan kabinet dapur bawah.

Pilihan model kitchen set kabinet bawah

Wulan sempat bingung. Ternyata bentuk kabinet bawah ada beberapa macam, dan masing-masing cocok untuk kondisi dapur tertentu.

Model kitchen set kabinet bawah: lurus, L, U, dan dengan meja island
ModelCocok untukCatatan
Lurus (satu baris)Dapur sempit dan memanjangPaling hemat, alur kerja sederhana
Model LDapur dengan sudut atau lebar lebih dari 2 meterMeja kerja lebih luas, perlu mengelola sudut mati
Model UDapur yang cukup luas dan berbentuk persegiPenyimpanan paling banyak, biaya lebih tinggi
Dengan meja island atau kitchen barDapur terbuka yang menyatu dengan ruang makanPerlu ruang gerak cukup di sekelilingnya

Karena dapurnya hanya 2 x 2,5 meter, Wulan memilih model L. Satu sisi untuk wastafel dan kompor, sisi lain untuk meja persiapan dan penyimpanan. Kalau kamu menyukai model yang menyatu dengan ruang makan, baca juga kitchen bar minimalis.

Bahan yang perlu dipertimbangkan

Di workshop, Pak Tukang menaruh beberapa contoh bahan di atas meja. Wulan mengetuk-ngetuknya satu per satu, mendengar bunyi yang berbeda-beda, dan merasakan tekstur permukaannya.

Bagian kabinet bawah paling sering terkena air dan uap, jadi pilihan bahan sangat memengaruhi usia pakainya.

  • Rangka multiplek, kuat dan relatif tahan lembap kalau dilapisi dengan benar.
  • Rangka blockboard, lebih ringan dan stabil, cocok untuk kabinet yang tidak terlalu dekat dengan air.
  • Rangka aluminium, tahan lembap dan rayap, pilihan aman untuk area wastafel.
  • Finishing HPL, permukaan keras, mudah dilap, dan motifnya banyak.
  • Finishing duco, tampilan mulus dan warna bisa dipilih bebas, tapi perlu perawatan lebih hati-hati.
  • Meja kerja granit atau solid surface, kuat dan mudah dibersihkan, cocok untuk area masak.

Wulan memilih rangka multiplek berlapis HPL, dengan bagian bawah wastafel yang diberi lapisan pelindung tambahan. Meja kerjanya memakai granit hitam yang terasa dingin dan licin saat disentuh.

Ukuran kitchen set kabinet bawah yang umum dipakai

Pak Tukang mengukur tinggi badan Wulan, lalu menyesuaikan tinggi meja. "Kalau kerendahan, pinggang cepat pegal. Kalau ketinggian, bahu ikut capek," katanya.

BagianUkuran umum
Tinggi kabinet bawah (dengan meja)Sekitar 80 sampai 90 cm
Kedalaman kabinetSekitar 55 sampai 60 cm
Lebar satu modul pintuSekitar 40 sampai 60 cm
Tinggi kaki atau plintSekitar 8 sampai 10 cm
Jarak antar sisi pada dapur model L atau USebaiknya minimal sekitar 90 sampai 120 cm agar leluasa bergerak

Angka di atas hanya patokan umum. Kondisi pipa, stop kontak, dan lantai di rumahmu bisa membuat ukuran akhirnya sedikit berbeda, jadi tetap perlu diukur langsung di lokasi.

Mengatur isi kabinet bawah supaya tidak berantakan

Dua minggu setelah instalasi, Wulan menata ulang isi kabinetnya sambil duduk di lantai. Ada aroma kayu baru yang samar bercampur wangi sabun cuci piring. Ia mencoba menarik laci, dan bunyi rel-nya terdengar halus, hampir tanpa suara.

Isi kitchen set kabinet bawah yang tertata: laci panci, rak piring, dan sekat peralatan
  1. Laci paling atas untuk benda kecil. Sendok, spatula, pisau, dan pisau kupas dipisah dengan sekat.
  2. Laci tengah untuk panci dan wajan. Susun dari yang paling sering dipakai agar tidak perlu menggeser-geser.
  3. Laci bawah untuk barang berat. Rice cooker, blender, dan wadah besar lebih aman di bagian paling bawah.
  4. Rak piring tarik. Piring dan gelas bisa diambil tanpa membungkuk dalam-dalam.
  5. Ruang khusus gas dan galon. Beri sirkulasi udara yang cukup, terutama untuk area tabung gas.
  6. Keranjang di bawah wastafel. Sabun, spons, dan cairan pembersih tidak lagi bercampur dengan bahan masak.

Kalau kamu butuh penyimpanan lebih, ada beberapa cara menyiasatinya tanpa menambah kabinet atas. Pelajari di artikel kitchen set tanpa kabinet atas.

Kelebihan dan kekurangannya

KelebihanKekurangan
Biaya lebih hemat dibanding kitchen set lengkap atas dan bawahPenyimpanan terbatas pada area bawah
Dapur terasa lebih lega dan terangPeralatan yang dipajang di dinding perlu penataan ekstra
Semua barang mudah dijangkau tanpa kursi atau tanggaBerjongkok atau membungkuk lebih sering, terutama kalau tidak pakai laci
Perawatan sederhana, tidak ada kabinet gantung yang berdebuRentan lembap kalau bahan dan finishing tidak tepat
Mudah dipadukan dengan rak dinding atau kitchen barTinggi meja harus pas dengan pemakainya

Berapa kira-kira biayanya?

Biaya kitchen set kabinet bawah dihitung per meter lari, dan harganya sangat bergantung pada bahan rangka, finishing, jenis meja kerja, aksesori seperti rel dan engsel, serta kerumitan bentuknya. Karena itu, angka dari satu dapur tidak bisa langsung dipakai untuk dapur lain. Cara menghitung dan faktor penentunya dibahas lengkap di harga kitchen set dapur bawah.

Pagi yang berbeda di dapur Wulan

Sebulan kemudian, Wulan berdiri di dapurnya pukul enam pagi, tanpa berjongkok. Ia membuka laci, dan panci kecil itu sudah ada di tempatnya. Di sebelah kirinya, kompor menyala dengan api biru yang tenang. Aroma telur rebus dan teh hangat memenuhi ruangan.

Tabung gas dan galon sudah tersimpan rapi di dalam kabinet. Lantai bersih, tidak ada lagi yang tersenggol atau berisik. Anak bungsunya duduk di kursi sambil memperhatikan ibunya memasak.

"Dapurnya masih kecil," kata Wulan sambil tertawa. "Tapi sekarang semuanya punya rumah."

Kesalahan umum saat membuat kitchen set kabinet bawah

  1. Tidak mengukur kebutuhan barang. Catat dulu peralatan yang harus masuk, lalu tentukan jumlah laci dan rak.
  2. Memilih bahan murah untuk area wastafel. Bagian ini paling rawan lembap, jadi pakai bahan tahan air.
  3. Tinggi meja tidak disesuaikan. Pemakai utama sebaiknya ikut diukur.
  4. Lupa memperhitungkan pipa dan stop kontak. Posisi instalasi perlu ditentukan sebelum kabinet dibuat.
  5. Tidak menyisakan sirkulasi untuk gas. Ruang tabung gas perlu ventilasi yang baik.
  6. Terlalu banyak pintu, terlalu sedikit laci. Laci jauh lebih mudah dipakai untuk barang yang sering diambil.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu kitchen set kabinet bawah?
Kitchen set yang hanya terdiri dari kabinet di bagian bawah meja dapur, lengkap dengan meja kerja, untuk menyimpan peralatan masak dan perlengkapan dapur.

Apa saja model kitchen set kabinet bawah?
Model yang umum dipakai adalah lurus, L, U, dan model dengan meja island atau kitchen bar, disesuaikan dengan bentuk dan lebar dapur.

Bahan apa yang cocok untuk kitchen set kabinet bawah?
Rangka bisa memakai multiplek, blockboard, atau aluminium. Untuk finishing bisa memakai HPL, duco, atau PVC, dan meja kerja bisa memakai granit, solid surface, atau keramik.

Berapa tinggi dan kedalaman kitchen set kabinet bawah yang ideal?
Secara umum tinggi sekitar 80 sampai 90 cm dan kedalaman sekitar 55 sampai 60 cm, lalu disesuaikan dengan tinggi badan pemakai dan luas dapur.

Ringkasannya

  1. Kitchen set kabinet bawah adalah solusi hemat untuk dapur kecil karena hanya memakai kabinet di bagian bawah meja.
  2. Pilih model lurus, L, U, atau island sesuai bentuk dan lebar dapur.
  3. Gunakan bahan tahan lembap, terutama di area wastafel, dan pilih finishing yang mudah dilap.
  4. Perbanyak laci dan atur isi dari barang ringan di atas ke barang berat di bawah.
  5. Ukuran di atas adalah patokan umum, jadi tetap sesuaikan dengan dapur dan tinggi badan pemakainya.

Baca juga

Ingin membuat kitchen set kabinet bawah sesuai dapurmu?

Kirim foto dapur dan ukurannya lewat WhatsApp. Pak Tukang akan bantu menghitung kebutuhan penyimpanan, menyarankan model dan bahan, serta memberi gambaran biaya, gratis. Workshop kami di Serpong juga terbuka kalau kamu ingin melihat langsung contoh materialnya.

← Kembali ke semua artikel

Konsultasi Gratis!

Hubungi Pak Tukang untuk konsultasi gratis.

WA Pak Tukang
WA Pak Tukang